Berita Selebriti Berita Hits Artis Indonesia Mempunyai Orang Tua Pemuka Agama

Artis Indonesia Mempunyai Orang Tua Pemuka Agama

Artis Indonesia Mempunyai Orang Tua Pemuka Agama

Ada beberapa artis Indonesia yang mempunyai orang tua yang berprofesi sebagai pemuka agama tapi tidak semua artis mengikuti jejak orang tua mereka.

Sebagian dari mereka lebih memilih untuk terjun ke dunia hiburan

Artis Indonesia Mempunyai Orang Tua Pemuka Agama

Artis Indonesia Yang Memiliki Orang Tua Pemuka Agama

1. Abidzar Al Ghifar

Abidzar Al Ghifari adalah seorang anak dari almarhum Ustad Jefri Al Buchori.

Dia kini aktif di dunia hiburan sebagai roulette online terpercaya seorang pemain film dan sinetron.

Orang tua Abidzar adalah seorang pemuka agama termasuk sang ibunda, Umi Pipik

Meski belum meneruskan langkah kedua orang tuan, Abidzar cukup sukses di dunia hiburan.

2. Alvin Faiz

Almarhum Ustadz Arifin Ilham dikenal sebagai salah seorang pendakwah yang begitu dicintai.

Alvin Faiz adalah anak dari ustadz tersebut, sejak kepergian sang ayah pemilik Pondok Pesantren Az Zikra ini dilanjutkan oleh anak-anaknya.

3. Wirda Mansur

Wirda Mansur adalah seorang artis Indonesia yang memiliki orang tua pemuka agama yang bernama Yusuf Mansur

Pemilik nama lengkap Wirda Salamah Ulya Mansur ini dikenal sebagai sosok wanita pebisnis.

Namun, belakangan ini nama Wirda Mansur dan Yusuf Mansur menjadi perbincangan hangat publik, karena r dituduh menggelapkan dana umat.

Sementara sang anak, Wirda Mansur rajin membuat kebohongan kepada publik sampai pada akhirnya ayah dan anak ini kerap dihujat warganet.

4. Astrid Kuya

Astrid Kuya merupakan seorang anak dari pendeta, sebelum menikah dengan Uya Kuya Astrid pemeluk agama Kristen dan memutuskan untuk menjadi mualaf.

5. Najwa Shihab

Najwa Shihab juga menjadi salah seorang artis Indonesia yang mempunyai orang tua pemuka agama

Seorang presenter dan jurnalis, Najwa Shihab adalah anak dari Quraish Shihab.

6. Dinar Candy

artis Indonesia mempunyai orang tua pemuka agama Sang ayah yang bernama Haji Acep diketahui sebagai seorang guru ngaji.

Tidak heran bila Dinar Candy cukup lancar dalam mengaji. Tapi anknya mempunyai profesi yang cukup berbeda dengan ayahnya.

Dinar kini terjun ke dunia hiburan sebagai seorang DJ, penyanyi, dan presenter.

 

Related Post

Tegar Septian Kisah Pengamen Jalanan Jadi Penyanyi Terkenal

Tegar Septian Kisah Pengamen Jalanan Jadi Penyanyi TerkenalTegar Septian Kisah Pengamen Jalanan Jadi Penyanyi Terkenal

Karir Perjalaan Tegar Septian

Tegar Septian Kisah Pengamen Jalanan Jadi Penyanyi Terkenal

Masih ingat dengan pengamen cilik bernama Tegar? Ya, Tegar dulu tenar bukan main saat jadi pengamen cilik. Kini sosok Tegar kembali jadi sorotan usai wakili Indonesia di ajang Internasional ini.
Tegar Septian adalah seorang penyanyi ciliki asal Indonesia yang telah memulai kariernya sejak tahun 2013. Tegar Septian lahir pada 19 September 2001.Tegar Septian dikenal dengan lagunya yang berjudul “Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang”.
Berkat lagu itu Tegar Septian kerap wara wiri di sejumlah program televisi, dan sejak saat itu pula ia aktif merilis beberapa lagu lainnya seperti Rindu Ibu (2013), Sahabat Tegar (2013), dan lainnya. Album perdananya yang bertajuk Tegar dan Sahabat yang telah di rilis di tahun 2013, dan dilanjutkan dengan Kemana Kasih Sayang (2014).

Tegar Septian Kisah Pengamen Jalanan Jadi Penyanyi Terkenal
Namun, Tegar Septian baru-baru ini kembali menjadi pusat perhatian setelah mewakili Indonesia di ajang Internasional Big Stage 2022.
Big Stage sendiri merupakan sebuah ajang pencarian bakat menyanyi yang menyajikan talenta-telanta baru,Program tersebut akan menyajikan kompetisi dari 11 peserta yang mewakili tiga negara yakni Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Pemenang Big Stage 2022 nantinya akan membawa pulang uang tunai sebesar RM 100.000 atau sekitar Rp 340 juta. Pemenang utama juga akan membawa piala yang diberikan oleh Astro. Sedangkan pemenang kedua akan mendapat hadiah uang tunai sebesar RM 50.000 atau sekitar Rp 170 juta. Pemenang ketiga juga bakal membawa pulang uang tunai sebesar RM 25.000 atau sekitar Rp 85 juta. Untuk peserta yang menempati urutan keempat, lima, dan enam juga akan membawa pulang hadiah. Nantinya, mereka masing-masing akan menerima uang sebesar RM 15.000, RM 10.000, dan juga RM 5.000. Tak lupa piala sebagai bentuk apresiasi juga akan mereka bawa pulang
Dukungan pun mengalir untuk Tegar Septian yang nantinya akan berlaga di ajang Big Stage 2022 di Malaysia.

Dijemput Paksa, Marissya Icha :

Dijemput Paksa, Marissya Icha : Cepat jemput, udah siap nih, aku dandan dulu yaDijemput Paksa, Marissya Icha : Cepat jemput, udah siap nih, aku dandan dulu ya

Penyidik dari Polda Metro Jaya telah menjemput paksa Medina Zein atas laporan Marissya Icha terkait kasus dugaan pencemaran nama bagus. Medina Zein dijemput paksa lantaran dua kali bolos dalam panggilan pemeriksaan sebelumnya.

Jauh sebelum itu, Medina Zein sempat seakan “menantang” Marissya Icha terkait laporan hal yang demikian. Dia mengirim pesan WhatsApp kepada Marissya Icha supaya dirinya lantas dijemput oleh pihak kepolisian.

“Cepat jemput, udah siap nih, aku dandan dulu ya, wkwkwkwkwk, show aku udah ciap nicc, buktikan kekuatanmu bisa jemput gw, kasil lu duit/ suami orang,” tulis Medina Zein dengan menambahkan emoji tertawa, dikutip melalui unggahan Instagram Story Marissya Icha pada Kamis (7/7/2022).

olgasinpvd.com

Pesan Suara

Tidak cukup sampai di situ, Medina Zein juga mengirim pesan bunyi terhadap Marissya Icha yang seakan-akan yakin bahwa dirinya tak akan dijemput oleh pihak kepolisian.

“Jemput aku dong sayang, aku kirim share location rumah aku mau? biar gak susah nyarinya ya!” begitu isi pesan suara yang dikirimkan Medina pada Icha.

Meledek Balik

Dikala ini, ucapan Medina Zein itu ternyata. Dia benar-benar dijemput paksa oleh pihak kepolisian. Menyertai upload-an itu, Marissya Icha meledek balik Medina Zein.

“Sesuai request kan sheyeng? Hari ini sudah dijemput, maaf agak lama jemputnya, karena aku warga negara yang baik jadi harus sesuai prosedur yang berlaku,” tulis Marissya Icha.

Spesial

Menutup unggahannya, Medina Zein juga menuliskan bahwa ini menjadi sesuatu yang spesial bagi Medina Zein di hari yang juga spesial.

“Spesial buat kamu di hari spesial 7.7,” tutup Marissya Icha.

Kasus Pencemaran Nama Baik

Penyidik Polda Metro Jaya menyerahkan Medina Zein ke Kejari lantaran kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Marissya Icha sudah masuk tahap dua. Sesudah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, polisi seketika membawa istri Lukman Azhari ke Kejari Jakarta Selatan.

Tidak lama berjeda, Medina Zein keluar dari Kejari mengenakan rompi tahanan berwarna merah bernomor 122. Selebgram dan pengusaha 30 tahun itu dititipkan Kejari sebagai tahanan Rutan Polda Metro Jaya sambil menunggu proses persidangan.

Penjemputan Paksa

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, menerangkan penjemputan paksa kepada Medina Zein dilaksanakan berhubungan kasus dugaan pencemaran nama baik jadwal slot gacor yang dilaporkan Marissya Icha dan juga Uci Flowdea.

“Medina Zein telah dijemput paksa dengan surat perintah situs judi slot dalam kasus laporan atas nama korban Marissya Icha, selanjutnya dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan kesehatan,” kata Endra.

“Sekaligus hari ini akan dilakukan tahap 2 juga terhadap Medina Zein dalam perkaranya yang lain Judi Bola Online, atas nama korban Uci Flowdea,” kata Endra Zulpan lagi.

Viral Sebagai Bu Tejo, Siti Fauziah Dipinang Ifa Isfansyah di Film Layar

Viral Sebagai Bu Tejo, Siti Fauziah Dipinang Ifa Isfansyah di Film LayarViral Sebagai Bu Tejo, Siti Fauziah Dipinang Ifa Isfansyah di Film Layar

Siti Fauziah atau akrab disapa Ozie menjadi nama yang dikenal publik usai aktingnya dalam film pendek berjudul Tilik. Ozie kala itu berperan sebagai Bu Tejo yang membuatnya viral dan menjadi perbincangan di media sosial.

Ia kini kembali dengan sebuah peran menantang dalam film garapan Ifa Isfansyah berjudul Layar. Terkait perannya di film ini, Siti Fauziah menyebut sosok Ani, karakter yang diperankannya sangat menantang.

“Menjadi Ani bukan mudah. Waktu reading mepet hanya satu-dua hari. Pekerjaan rumah terbesar saya, menghafal naskah. Dialognya panjang-panjang. Tiap pagi sebelum mulai beraktivitas kerjaan saya ngafalin naskah,” kata Siti Fauziah dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/1/2023).

Sangat Menyenangkan

Siti Fauziah menambahkan jika berkolaborasi dengan Ifa Isfansyah sangat menyenangkan. Ia menilai sutradara tersebut tahu apa yang ia mau dan membimbing para pemain agar menjelma menjadi karakter yang diinginkan.

“Baca skrip terus supaya nempel dan paham konteks. Di sela syuting saya sering ngobrol dengan sutradara dan lawan main menanyakan maksud scene ini dibuat tuh apa, biar lebih detail gambarannya,” ucapnya.

Ifa menurut Siti Fauziah juga bisa menciptakan suasana nyaman. “Dia sutradara yang paham mau apa dan membantu pemain bisa tampil dengan khusyuk. Mas Ifa menciptakan suasana nyaman di lokasi syuting dan sering bercanda,” ungkap Siti Fauziah.

Wujud Janji

Sementara itu, Ifa Isfansyah menguak alasannya ketika memilih Siti Fauziah sebagai pemeran utama dalam film Layar ini. Ia mengaku pertama kali jatuh hati pada akting Siti Fauziah bukan dari film Tilik, melainkan Mencari Hilal.

Menurut Ifa, dalam film karya Ismail Basbeth itu, Siti Fauziah tampil singkat namun berkesan. Sejak itu, Ifa Isfansyah janji pada diri sendiri untuk mengajak Siti Fauziah main film dengan cerita menarik dan peran yang pas.

“Sejak itu saya berjanji kalau ada film dengan peran menarik, saya ingin mengajaknya main film. Nah, saat mengerjakan proyek film Layar ini, ada peran Ani dan saya kepikiran Ozie,” ujar Ifa Isfansyah yang sangat lugas bermain slot gacor maxwin twerbaru 2023.

Film Layar mengisahkan dampak pandemi Covid-19 yang memaksa bioskop tutup, karyawan dipangkas, layar diturunkan, bahkan bioskop dijual. Ani, perempuan desa yang baru diterima bekerja di bioskop Merapi dan sangat mencintai film.

Ia pun berusaha mempertahankan satu-satunya layar di bioskop tempat ia bekerja dengan beragam cara dan perjuangannya. Layar bisa disaksikan secara legal lewat platform streaming KlikFilm mulai 13 Januari 2023.