Berita Selebriti Berita Hits,Profil Artis Indonesia Aktor International Iko Uwais Terseret Kasus Kekerasan

Aktor International Iko Uwais Terseret Kasus Kekerasan

Pesilat Profesional Iko Uwais Terseret Kasus Kekerasan

Menjadi aktor bela diri profesional memang tak luput dari pemberitaan. Mulai dari berita positif ataupun berita negatif yang dialami selebriti dalam kesehariannya.

olgasinpvd.com

Aktor bela diri International Iko Uwais baru-baru ini terseret kasus kekerasan. Diduga Iko Uwais melakukan kekerasan terhadap seorang tetangganya dan ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Bekasi Kota Kompol.

Profil Singkat Iko Uwais

Uwais Qorny atau yang dikenal dengan sebutan Iko Uwais merupakan aktor sekaligus atlet pencak silat Indonesia. Aktor berdarah Betawi ini lahir di Jakarta, 12 Februari 1983. Pencak Silat adalah awal perjalanan karir Iko, dengan sederet prestasi bela diri yang dicapai Iko Uwais sejak 10 tahun lalu.

Sempat Masuk Dalam Klub Sepakbola Indonesia

Selain bela diri, Iko sempat berkecimpung di dunia olahraga bola. Iko pernah aktif sebagai gelandang di sebuah klub sepakbola Inonesia, namun klub yang diikuti oleh Iko mengalami kebangkrutan membuatnya harus berhenti dari dunia sepakbola.

Awal Debut Iko Uwais Sebagai Aktor

Perjalanan karir Iko dibidang seni akting dimulai saat pertemuan dirinya dengan sutradara Inggris, Gareth Evans. Nama Iko Uwais pun melejit saat melakukan kerja sama kedua bersama bonus new member sutradara tersebut lewat Film “The Raid”. Film tersebut sukses menarik banyak perhatian dari penonton Indonesia maupun Internasional. Sejak saat itu Iko Uwais pun banyak menerima tawaran bermain film dikancah Internasional

Terlibat Kasus Kekerasan

Aktor Iko Uwais baru-baru ini terseret dugaan kasus pemukulan terhadap pria bernama Rudi. Sebelum adanya kasus ini, Iko Uwais dikenal sebagai sosok pria idaman para wanita. selain parasnya yang tampan, Iko sangat taat terhadap agama yang dipeluknya yakni Islam. selain itu Iko juga selalu pasang badan terdepan ketika keluarganya ‘disenggol’ orang iseng.

Pemicu Kekerasan Yang Dilakukan Iko Uwais

Dugaan pemukulan itu berawal dari cek-cok antara Iko Uwais dengan korban. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol E Zulpan memastikan saat peristiwa terjadi, aktor laga tersebut dalam keadaan sadar dan tidak terpengaruh alkohol sama sekali.

“Enggak ada (terpengaruh alkohol), cek-cok saja,” ujar Zulpan kepada awak media, Jakarta Selatan, Senin (13/6). Dia menyebut bahwa Iko Uwais tak sendirian saat melakukan penganiayaan terhadap korban yang merupakan tetangganya tersebut. Sebab ada satu orang lainnya yang sedang bersama Iko Uwais dan ikut melakukan pemukulan.

Iko Uwais Terancam Dipidana

Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota menjelaskan bahwa aktor Iko Uwais belum ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan pemukulan terhadap tetangganya yang berinisial RD.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira mengatakan polisi masih menyelidiki kasus dugaan pemukulan tersebut dengan menggali keterangan dari pihak-pihak yang terkait.

Jika ditemukan unsur tindakan pidana, Iko bakal dikenakan Pasal 170 KUHPidana tentang Pengeroyokan dengan ancaman hukuman penjara lima tahun enam bulan.

Related Post

Fakta Jeje Selegram Tiktok Yang Menjadi Duta Aturan Nongkrong di Sudirman

Fakta Jeje Selegram Tiktok Yang Menjadi Duta Aturan Nongkrong di SudirmanFakta Jeje Selegram Tiktok Yang Menjadi Duta Aturan Nongkrong di Sudirman

Fakta tentang Jeje Slebew makin banyak dicari netizen usai viral di TikTok setelah menjadi anak tongkrongan SCBD. Jeje mendapatkan banyak penggemar karena dinilai punya gaya yang kece di setiap unggahannya di media sosial. Jeje kini memiliki ratusan ribu followers dan likes di TikTok.

Jeje Slebew yang jadi duta aturan nongkrong di Sudirman. Setelah video TikToknya viral banyak warganet mencari tahu siapa itu sosok Jeje Slebew dan kehidupannya. Jasmine Latika atau akrab disapa Jeje baru-baru ini dinobatkan sebagai Duta Aturan Nongkrong” oleh Satpol PP Kecamatan Menteng.

Hendra, kepala Satpol PP Kecamatan Menteng sengaja menggaet Jeje untuk mengajak teman-temannya yang nongkrong di Sudirman dan BNI City tidak membuang sampah sembarangan.

Diangkatnya Jeje sebagai duta semakin menambah rasa penasaran warganet tentang siapa sebenarnya sosok Jeje.

Fakta Jeje yang jadi duta aturan nongkrong di Sudirman

1. Kelahiran Tahun 2006

Terkenal dengan fashionnya yang unik dan nyentrik ternyata Jeje masih muda, loh. Gadis yang viral di TikTok ini lahir di Jakarta pada tanggal 2 Maret 2006.

2. Jadi Kembaran Fuji

Warganet memiripkan dengan Fujianti adik dari almarhum Bibi Ardiansyah. Tidak hanya dari raut wajah saja tetapi gayanya juga mirip dengan Fuji.

Apalagi dulu Fuji pernah memiliki rambut bondol seperti Jeje saat ini. Nama Jeje semakin meroket setelah diundang Fuji untuk membuat konten bersama.

3. Kabur Dari Rumah

Siapa sangka bahwa gadis cantik ini ternyata kabur dari rumah. Hal tersebut terungkap ketika aktor Dede Yusuf mengunggah video Tiktok yang memperlihatkan, Sarah, ibu kandung Jeje meminta Jeje untuk pulang.

Pasalnya, sudah satu tahun Jeje kabur dari rumah tetapi keluarganya baru mencarinya sekarang.

4. Darah Belanda Mengalir Dalam Dirinya

Memiliki paras yang cantik ternyata Jeje merupakan keturunan Belanda. Ia mendapat darah Belanda dari sang ayah yang ternyata orang Belanda asli. Sayangnya, kini orangtua Jeje telah bercerai dan sang ayah kembali ke Belanda.

5. Dilecehkan Tukang Kebun

Siapa sangka bahwa gadis cantik ini pernah dilecehkan tukang kebunnya. a memendam masalah tersebut hingga tahun 2021. Namun, ketika Jeje menceritakan tindak kekerasan seksual yang dialaminya orangtua Jeje malah menyalahkan dirinya.

 Biodata dan agama Jeje TikTokers

Nama lengkap: Jasmin Laticia

Nama panggilan: Jeje

Tempat Lahir: Jakarta

Tanggal Lahir: 2 Maret 2006

Keturunan: Indonesia-Belanda

Tinggi Badan: 148 cm

Agama: Kristen

Pekerjaan: Influencer

Instagram: @jejelinces @911jesicascalling

TikTok: @inisekenjejelinces

Iko Uwais Wajah Modern Perfilman Seni Bela Diri Indonesia

Iko Uwais Wajah Modern Perfilman Seni Bela Diri IndonesiaIko Uwais Wajah Modern Perfilman Seni Bela Diri Indonesia

Film seni bela diri ialah utama sinematik. Siapa yg tidak senang melihat orang dewasa saling memukul selama 2 jam? genre ini pertama kali melonjak pada 1970-an, serta untungnya, kita sudah melihat seberapa jauh koreografi konflik sudah berkembang semenjak ketika itu. dari film Bruce Lee yg legendaris namun terlihat agak canggung hingga film tiruan Amerika yang diedit berlebihan hingga koreografi aksi Donnie Yen yg luar biasa, film seni bela diri Indonesia tersebut telah berkembang pesat selama bertahun-tahun.

Bintang seperti Jet Li, Jackie Chan, Chow Yun Fat, dan Yen semuanya sudah membantu mengabadikan cinta Amerika buat Hong Kong, film kung-fu. Film mirip Hero, Rumble in the Bronx, Crouching Tiger, Hidden Dragon, serta Ip Man semuanya telah memutuskan standar buat film seni bela diri terbaru serta semuanya berhasil menggunakan baik menggunakan penonton Amerika. Mereka menampilkan permasalahan yg dikoreografikan menggunakan baik, dan mereka memasukkan formula yg telah bekerja sangat baik untuk film seni bela diri pada memuaskan kebutuhan kita untuk menonton orang bermain judi online.

Iko Uwais membawa arti baru pada kata kekerasan

Masuklah aktor Indonesia Iko Uwais. Uwais membantu mengantarkan evolusi terbaru ke film seni bela diri dengan adegan aksi brutal yang sangat brutal dan memakan saat lama . setelah memikat penonton menggunakan The Raid serta The Raid dua, kami seluruh menginginkan lebih poly Uwais serta film aksi menggunakan ilmu tari yang lebih rapi. tampaknya itulah yg akan kita dapatkan.

Baru-baru ini, ia ikut membintangi film thriller Peter Berg/Mark Wahlberg keempat Mile 22 sebagai polisi pembunuh brutal, penjahat, bertindak sebagai satu-satunya momen yang menyenangkan dari film tersebut. Selain itu, ia akan menjadi lawan main dalam Stuber yang dipimpin oleh Kumail Nanjiani, bintang aksi yang dikemas dengan Triple Threat, dan seperti yang dilaporkan oleh Variety, ia akan memimpin serial Netflix-nya sendiri, Wu Assassins. Masa depan cerah bagi Uwais karena dia perlahan-lahan merayap masuk lebih dalam ke Hollywood.

Iko Uwais Wajah Modern Perfilman Seni Bela Diri Indonesia

Dia tidak pernah pulang ke sekolah drama. sebaliknya, ia menghabiskan waktunya buat menguasai pencak silat Indonesia sambil berjualan ponsel untuk mencari nafkah. Suatu hari, saat sedang berlatih, Uwais didekati sang seorang sineas kulit putih berasal Inggris bernama Gareth Evans yg sedang syuting film dokumenter wacana silat. terpesona oleh penguasaan silat Uwais dan karisma alami di layar, Evans mencari Uwais buat membentuk film aksi yang merayakan seni bela diri sejarah Indonesia. Sisanya adalah sejarah.

Selain itu, menjadi koreografer, Uwais menetapkan standar tinggi buat film seni bela diri. buat bersaing, penghasil film harus mencocokkan talenta Uwais dengan urutan aksi yg sama-sama mengesankan serta sinematografi dan pengeditan yang cerdas. kentara bahwa aksi inferior itu membosankan dan menyebalkan, jadi semoga Uwais menginspirasi lebih poly pembuat film buat berkembang serta membuat film aksi yang komprehensif.

Kami tentu bersemangat buat lebih poly film aksi silat buat menghiasi layar perak. Ini ialah seni bela diri yang tepat untuk bioskop. Ini keras serta menggaruk gatal primordial yg poly dari kita miliki. Selanjutnya, Uwais, menjadi seorang praktisi master silat dan aktor yg semakin terampil, ialah kendaraan yg sempurna buat membawa kita film aksi yang lebih baik. Seiring Uwais terus menemukan tempatnya pada Hollywood dan penghasil film terus menghasilkan film aksi dengan cara yg komprehensif dan inovatif, kita bisa mengharapkan genre aksi buat terus meningkat.

Viral Sebagai Bu Tejo, Siti Fauziah Dipinang Ifa Isfansyah di Film Layar

Viral Sebagai Bu Tejo, Siti Fauziah Dipinang Ifa Isfansyah di Film LayarViral Sebagai Bu Tejo, Siti Fauziah Dipinang Ifa Isfansyah di Film Layar

Siti Fauziah atau akrab disapa Ozie menjadi nama yang dikenal publik usai aktingnya dalam film pendek berjudul Tilik. Ozie kala itu berperan sebagai Bu Tejo yang membuatnya viral dan menjadi perbincangan di media sosial.

Ia kini kembali dengan sebuah peran menantang dalam film garapan Ifa Isfansyah berjudul Layar. Terkait perannya di film ini, Siti Fauziah menyebut sosok Ani, karakter yang diperankannya sangat menantang.

“Menjadi Ani bukan mudah. Waktu reading mepet hanya satu-dua hari. Pekerjaan rumah terbesar saya, menghafal naskah. Dialognya panjang-panjang. Tiap pagi sebelum mulai beraktivitas kerjaan saya ngafalin naskah,” kata Siti Fauziah dalam konferensi pers virtual, Jumat (13/1/2023).

Sangat Menyenangkan

Siti Fauziah menambahkan jika berkolaborasi dengan Ifa Isfansyah sangat menyenangkan. Ia menilai sutradara tersebut tahu apa yang ia mau dan membimbing para pemain agar menjelma menjadi karakter yang diinginkan.

“Baca skrip terus supaya nempel dan paham konteks. Di sela syuting saya sering ngobrol dengan sutradara dan lawan main menanyakan maksud scene ini dibuat tuh apa, biar lebih detail gambarannya,” ucapnya.

Ifa menurut Siti Fauziah juga bisa menciptakan suasana nyaman. “Dia sutradara yang paham mau apa dan membantu pemain bisa tampil dengan khusyuk. Mas Ifa menciptakan suasana nyaman di lokasi syuting dan sering bercanda,” ungkap Siti Fauziah.

Wujud Janji

Sementara itu, Ifa Isfansyah menguak alasannya ketika memilih Siti Fauziah sebagai pemeran utama dalam film Layar ini. Ia mengaku pertama kali jatuh hati pada akting Siti Fauziah bukan dari film Tilik, melainkan Mencari Hilal.

Menurut Ifa, dalam film karya Ismail Basbeth itu, Siti Fauziah tampil singkat namun berkesan. Sejak itu, Ifa Isfansyah janji pada diri sendiri untuk mengajak Siti Fauziah main film dengan cerita menarik dan peran yang pas.

“Sejak itu saya berjanji kalau ada film dengan peran menarik, saya ingin mengajaknya main film. Nah, saat mengerjakan proyek film Layar ini, ada peran Ani dan saya kepikiran Ozie,” ujar Ifa Isfansyah yang sangat lugas bermain slot gacor maxwin twerbaru 2023.

Film Layar mengisahkan dampak pandemi Covid-19 yang memaksa bioskop tutup, karyawan dipangkas, layar diturunkan, bahkan bioskop dijual. Ani, perempuan desa yang baru diterima bekerja di bioskop Merapi dan sangat mencintai film.

Ia pun berusaha mempertahankan satu-satunya layar di bioskop tempat ia bekerja dengan beragam cara dan perjuangannya. Layar bisa disaksikan secara legal lewat platform streaming KlikFilm mulai 13 Januari 2023.